Friday, May 5, 2017

Teori Kultivasi

Teori Kultivasi 

Ada dua gagasan utama dalam teori kultivasi, yakni mainstreaming yang menyatakan bahwa perbedaan latar belakang budaya dan nilai nilai secara bertahap menjadi menyatu sebagai akibat dari TV internasional. Gagasan selanjutnya adalah resonance dimana media hanya bertindak untuk memperkuat kehidupan nyata yang dialami oleh masyarakat/rakyat. Dalam (Giles 2003) diceritakan bahwa beberapa penelitian yang berkaitan dengan teori kultivasi ini menitik beratkan pada “heavy” dan “light” meskipun pada kenyataannya sulit menetukan dengan pasti faktor apa yang mempengaruhi perilaku individu pada saat menyaksiakan suatu siaran. Sulit melihat bagaimana media itu dikontrol. Namun, satu pendapat mengatakan bahwa faktor tema siaran dan tokoh dalam siaran itu mempengaruhi perilaku audiens terhadap media itu sendiri.

Sebagai contoh, dalam iklan iklan produk, menurut teori kultivasi akan sangat berpengaruh bagaimana iklan produk itu dibentuk. Dari konsep kultivasi yang terakhir disebutkan, maka dapat kita simpulkan bahwa tokoh dalam iklan, dalam hal ini brand ambasador akan lebih baik dari iklan iklan komersil yang lain. Karena akan mempengaruhi perilaku audiens terhadap media yang menayangkan iklan tersebut, atau bahkan berujung pada aperilaku audiens untuk membeli atau tidak produk tersebut.  

Referensi
Giles, D. 2003. Media Psychology. USA: Lawrence Erlbaum Associates
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Featured Post

Teori Difusi Inovasi

Difusi inovasi adalah salah satu teori yang menjelaskan bagaimana sebuah perubahan sosial terjadi dalam masyarakat. (Rogers 1983) mencerita...